Hidup pada akhirnya adalah pandang memandang di antara kita,
pantul memantul, untuk kita saling bercermin.
Pada semua potret yang terpampang dalam layar hidup kita,
ada pasang surut kesadaran utama:
Bahwa Allah-lah Yang Maha Kuasa.
Kita bisa merasakan pada hati yang paling dalam,
bahwa kita hanyalah manusia.
Maka Allah-lah muara terbaik
dari segala keluh kesah kita.
>>> 'Curhat'pada Allah melalui shalat dan doa adalah solusi terbaik untuk berkeluh kesah. ^^,
»» READMORE...
Muslimah
Jumat, 04 Mei 2012
#Spirit Jumat# 20 April 2012
Jadilah pribadi yang selalu berbahagia,
dan selalu nikmati hari-hari dengan kelapangan dada.
Kebahagiaan termurah yang dijual orang-orang berakal
adalah meninggalkan apa saja yang tidak bermanfaat baginya.
Sedangkan komoditas paling mahal di dunia
adalah ketika kita bersikap ramah kepada orang lain,
dan mereka pun kepada kita.
»» READMORE...
#Spirit Jumat# 13 April 2012
Akhir hidup kita adalah awal kehidupan yang sebenarnya.
Miliki visualisasi masa depan yang lebih pasti.
Rasakan seolah surga terhampar di pelupuk mata.
Agar tak berlama-lama menunda amal shaleh meskipun hanya sedekah sederhana.
Rasakan beratnya siksa neraka begitu dekat terbayang di pelupuk mata.
Agar tak berusaha mencoba ataupun bermain-main guna mencicipi manisnya kemaksiatan di dunia.
>>> Bertebaranlah di muka bumi untuk menebar kebajikan.
»» READMORE...
#Spirit Jumat# 4 Mei 2012
Maknailah setiap langkahmu.
Antara tidur dan terjagamu.
Antara marah dan sabarmu.
Manusia selalu melihat apa yang kau kerjakan,
bukan yang kau angankan.
Tapi Allah melihat proses,
bagaimana kau mengerjakan.
"Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan"
»» READMORE...
Yakin pada Allah
Tahukah kamu siapakah yang menurunkan hujan itu?
Yang menurunkan hujan itulah Dzat yang akan memberikan pertolongan kepadamu.
Dia yang membukakan pintu rizqi kepadamu.
Dia yang akan menjaga dan melindungimu.
Jika engkau masih saja meragukan kekuasaan Allah, maka, mari simaklah cuplikan Surat An-Nahl berikut ini.
65. Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran).
66. Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.
67. Dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minimuman yang memabukkan dan rezki yang baik. Sesunggguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan.
68. Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia",
69. kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.
70. Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu; dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
71. Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rezki, tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezkinya itu) tidak mau memberikan rezki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki, agar mereka sama (merasakan) rezki itu. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah
72. Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah ?"
Jika engkau khawatir sesuatu yang buruk akan menimpamu, dengan mengesampingkan kekuasaan Allah yang akan menolongmu, maka itulah akan akan terjadi.
“Sesungguhnya Aku sesuai dengan persangkaan hambaKu” (Hadits)
Yakinlah pada kekuasaan Allah. Sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Al-Baqoroh: 186)
Yakinlah pada Allah. Setelah berusaha dan berdoa, maka selanjutnya bertawakkallah pada Allah swt. Tunggu Allah yang mengeksekusi hasilnya..
»» READMORE...
Langganan:
Postingan (Atom)