Assalamu'alaykum... Selamat datang di blog saya..

Muslimah

Muslimah

Minggu, 14 April 2013

Metpen: Annotated

Topik            : Pasar Tradisional, Klaster, Strategi

Judul Penelitian    : Peningkatan Daya Saing Pasar Tradisional Dengan Pendelatan Klaster dan Penyelarasan Strategi

Tujuan Penelitian    :
a.    Mengidentifikasi factor yang menjadi penyebab menurunnya daya saing pasar tradisional
b.    Mengidentifikasi stakeholder pasar tradisional beserta peranannya
c.    Mendesain sistem klaster pasar tradisional
d.    Menentukan strategi yang dapat diselaraskan antar stakeholder
e.    Menganalisis peluang keberlanjutan system klaster pasar tradisional

Rumusan Masalah    :
1.    Factor apa saja yang menjadi penyebab menurunnya daya saing pasar tradisional?
2.    Siapa saja yang menjadi stakeholder pasar tradisional dan bagaimana peranannya?
3.    Bagaimana medesain sistem klaster pasar tradisional?
4.    Strategi apa saja yang dapat diselaraskan antar stakeholder?
5.    Bagaimana peluang keberlanjutan sistem klaster pasar tradisional?

Manfaat Peneltian    :
a.    Bagi pasar tradisional, dapat mengetahui bentuk-bentuk kerjasama yang dapat diterapkan untuk tetap menjaga keberlangsungan pasar tradisional serta dapat meningkatkan daya saing pasar tradisional.
b.    Bagi pemerintah, dapat memberikan masukan sehingga pemerintah turut serta melakukan pengawalan dan mendukung kerjasama yang terjalin dengan cara menjadi fasilitator antar stakeholder.


Literature Review
Local Clusters, Innovation Systems and Sustained Competitiveness by Lynn Mytelka and Fulvia Farinelli, Oktober 2000.
Resume:
Peningkatan ketertarikan terhadap klaster dimulai pada tahun 1970 dan 1980, dimana terjadi agolmerasi pada perusahaan, supplier, dan industry jasa dalam lingkungan usaha yang lebih kompetitif. Adanya peningkatan kompetisi global, menjadi penyebab ditemukannya potensi-potensi yang lebih bersifat dinamis pada sector industry, yaitu dimulai dari mencari peluang identitas klaster yang inovatif. Di sisi lain, pencarian hubungan keterkaitan dalam sebuah klaster antar sector industry dilakukan dengan meningkatkan aspek teknologi dan perilaku input/output interlinkage. Alasan yang mendasari dalam menggunakan pendekatan system inovasi adalah untuk membangkitkan kembali ketertarikan dalam berinovasi, dimana karakter dalam inovasi terdapat proses yang interaktif dan mendesai sebiah konsep organisasi yang melibatkan berbagai institusi secara luas. Framework dalam mendesain konsep yang interaktif  disusun dengan melibatkan institusi yang mendukung objek inti klaster dan organisasi-organisasi terkait, seperti asosiasi industry, lembaga penelitian dan pengembangan, pusat inovasi dan produktivitas, univeritas, lembaga kejuruan, perbankan, lembaga keuangan, konsultas jasa, dan sebagainya. Dimana pihak-pihak tersebut memainkan peran kunci dalam membangun sebuah produk baru, proses baru dan bentuk organisasi yang baru. Dalam pendekatan system inovasi, hal yang harus diperhatikan adalah tingkah laku local actor terhadap tiga kunci elemen proses inovasi: learning, linkage, investment. Paper ini membahas lebih dalam proses inovasi yang berkelanjutan untuk klaster industry tradisional.
Jurnal yang mengutip jurnal di atas antara lain:
1.    Knowledge Flows and Industrial Cluster: An Analytical Review of Literature by Rakesh Basant, Economics Series No. 40, February 2002
Jurnal ini mengutip pendapat Mytelka dan Farinelli mengenai klaster untuk membandingkan dengan pendapat peneliti lain.
Mytelka dan Farinelli (2000, pp.11-14) menunjukkan, bagaimanapun, sector industry menentukan kedekatan geografis dengan sector lainnya, dimana hal ini merupakan criteria inti. Kemudian ditambahkan penjelasan, mereka berpendapat bahwa jenis klaster tertentu cocok dengan jenis industry tertentu dan ekonomi tertentu pula.
2.    Regional Innovation Systems in Small & Medium-Sized Regions: A Critical Review & Assessment by Martin Andersson dan Charlie Karlsson, Electronic Working Paper Series No. 10, August 2004.
Jurnal ini mengutip pendapat Mytelkan dan Farinelli yang mendukung pembahasan mengenai inovasi.
“Saat ini semakin diakui bahwa inovasi telah melampaui penelitian formal dan kegiatan pengembangan (R & D)”
3.    Systems of Innovation and Development by Helema Maria Martins Lastres, GLOBAL network for Economics of Learning, Nove,ber 2005.
Paper ini mengutip pendapat Mytelka dan Farinelli dengan menyatakan bahwa pendekatan system inovasi mematahkan pendapat yang memiliki sudut pandang inovasi secara tradisional, dimana inovasi merupakan sebuah proses perubahan secara radikal dalam dunia industry dan menghargai bahwa inovasi akan mengalahkan penelitian formal dan kegitana pengembangan (R & D). Kemudian disambung dengan penjelasan bahwa inovasi menekankan perubahan secara kontinyu dalam mendesain produk, meingkatkan kualitas, adanya perubahan organisasi dalam hal pengelolaan, serta aktivitas pemasaran. Pendapatn Mytelka dan Farinelli dalam paper ini digunakan sebagai landasan kerangka berpikir terkait pendekatan system inovasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

') }else{document.write('') } }